Seringkali kita menganggap remeh - temeh hal ini. Padahal hal satu ini bukan hanya penting tapi juga vital. Dia adalah: Toilet. Seperti apa ulasannya? Ini dia...
Toilet mungkin saja menjadi ruangan yang paling sering diabaikan oleh kita. Meski selalu berada di ruang belakang, toilet sungguh bukan saja penting dan merupakan bagian tak terpisahkan dari layanan kita terhadap customer, tapi toilet juga merupakan hal mendesak yang tidak bisa lagi ditunda keberadaannya, tepat ketika dibutuhkan. Karena itu jangan kaget,. Baru - baru ini di Puncak Pertemuan Toilet Dunia (World Toilet Summit) yang baru saja selesai (diselenggarakan di China) menghasilkan sebuah fakta bahwa untuk meningkatkan kunjungan turis di sebuah negara,sangat terkait dengan ketersediaan toilet publik yang bukan hanya layak tapi juga bersih. Kampanye dan iklan yang agresif tidak akan menghasilkan apa – apa jika tidak dibarengi dengan ketersediaan toilet yang layak untuk menarik lebih banyak pengunjung yang datang. Kesan pemandangan dan wisata yang indah akan lenyap seketika begitu mendapati toilet yang jorok, tidak terawat, bayar pula. Data dari pertemuan tersebut menunjukkan ada kenaikan sebesar 10% dari total kunjungan turis di China setelah negara tersebut memperbaiki fasilitas umumnya seperti toilet, dan mendongkrak negara tersebut menjadi negara yang paling banyak dikunjungi di dunia setelah Perancis dan Amerika. Indonesia sendiri, masih tertinggal dan menduduki peringkat ke 3 dengan pelayanan toilet terburuk di Asia :D
Toilet mungkin saja menjadi ruangan yang paling sering diabaikan oleh kita. Meski selalu berada di ruang belakang, toilet sungguh bukan saja penting dan merupakan bagian tak terpisahkan dari layanan kita terhadap customer, tapi toilet juga merupakan hal mendesak yang tidak bisa lagi ditunda keberadaannya, tepat ketika dibutuhkan. Karena itu jangan kaget,. Baru - baru ini di Puncak Pertemuan Toilet Dunia (World Toilet Summit) yang baru saja selesai (diselenggarakan di China) menghasilkan sebuah fakta bahwa untuk meningkatkan kunjungan turis di sebuah negara,sangat terkait dengan ketersediaan toilet publik yang bukan hanya layak tapi juga bersih. Kampanye dan iklan yang agresif tidak akan menghasilkan apa – apa jika tidak dibarengi dengan ketersediaan toilet yang layak untuk menarik lebih banyak pengunjung yang datang. Kesan pemandangan dan wisata yang indah akan lenyap seketika begitu mendapati toilet yang jorok, tidak terawat, bayar pula. Data dari pertemuan tersebut menunjukkan ada kenaikan sebesar 10% dari total kunjungan turis di China setelah negara tersebut memperbaiki fasilitas umumnya seperti toilet, dan mendongkrak negara tersebut menjadi negara yang paling banyak dikunjungi di dunia setelah Perancis dan Amerika. Indonesia sendiri, masih tertinggal dan menduduki peringkat ke 3 dengan pelayanan toilet terburuk di Asia :D
Mindset kita tentang toilet
Jamak kita dapati fasilitas “penting dan mendesak” ini terlantar begitu saja. Semasa sekolah dulu, hal yang paling saya tidak suka adalah “kebelet” ketika sedang jam pelajaran sekolah. Alasannya adalah toilet sekolah yang sangat sangat tidak layak. Begitupun kita dapati di terminal atau area publik lainnya di sekitar kita. Toilet begitu identik dengan bau menyengat, jorok, mampet dan rasa jijik. Yang lebih parah tentunya jika kita mendapati toilet kotor di kantor dan tempat ibadah seperti Masjid. Oh No! Harusnya tidak. Di luar negeri sana di negeri maju, apalagi di airport-nya, toilet dibersihkan dan diperlakukan sama seperti tempat tidur. Wangi, kering, dan selalu siap pakai.
Karena itu sepertinya harus ada mindset baru dalam benak kita bahwa toilet itu tempatnya bersih – bersih sehingga harus kita persepsikan sebagai tempat yang bersih. Dan sayang sekali, sedikit orang yang peduli akan hal ini. Kebersihan dan kelayakan toilet masih dipandang sebagai hal yang kurang penting. Tak jarang di beberapa rumah makan, atau mall sekalipun, kita harus puas dengan kualitas toilet yang cukup membuat kita menahan rasa lapar . Padahal, jika kita sendiri tidak happy dengan toilet kotor di restoran atau toko tempat kita berbelanja atau makan, hal yang sama juga berlaku bagi customer kita. Lebih lagi jika usaha kita di bidang makanan.
Nah logikanya, jika untuk meningkatkan turisme saja perlu disarankan menyediakan toilet yang layak dan bersih sebagai penarik, bukankah hal yang sama bisa kita lakukan di bisnis kita?
Salam toilet bersih
Lutfiel
www.bebiluck.com
